Departemen Keuangan Amerika Serikat melancarkan pukulan telak terhadap sistem keuangan Mesir dengan mengumumkan rencana memutus akses cabang Banque Misr di Uni Emirat Arab (UEA) dari jaringan keuangan global. Langkah ini menjadi bagian dari ofensif pemerintahan Presiden Donald Trump untuk melumpuhkan seluruh jalur yang dituding menjadi penopang ekonomi Iran.

Banque Misr - bank terbesar kedua di Mesir, akan kehilangan hak bertransaksi dalam dolar Amerika mulai 28 September, setelah melalui masa pemberitahuan publik 30 hari.

FinCEN, badan intelijen keuangan di bawah Departemen Keuangan, menuding tegas: cabang UEA bank tersebut telah menjadi titik krusial bagi rezim Iran untuk mengakses dolar Amerika, tuduhan yang berpotensi mengguncang reputasi salah satu institusi finansial paling mapan di kawasan Timur Tengah.

Operasi "Economic Outcast": Front Baru Perang Ekonomi Melawan Iran

Menteri Keuangan Scott Bessent mengumumkan operasi ini sebagai eskalasi tekanan terhadap Teheran, di tengah memanasnya ketegangan di Selat Hormuz. Bank-bank Amerika kini diperintahkan mengambil langkah tegas — menghindari segala transaksi yang melibatkan Banque Misr UEA dan memperketat pengawasan terhadap rekening koresponden asing.

Sanksi juga menghantam Bank Melli cabang Dubai, institusi yang pernah menjadi bank sentral Iran sebelum Revolusi 1979, setelah manajernya, Reza Muhammad Taidi, dijatuhi sanksi langsung. Departemen Keuangan menyebut Bank Melli sebagai "pusat keuangan vital" bagi Pasukan Quds dan Kementerian Pertahanan Iran, dua entitas yang sudah lama masuk daftar hitam Washington.

Ikut terseret: Kameng Trading Limited, perusahaan Hong Kong yang disebut menjadi kaki tangan pencucian uang bagi Pedram Pirouzan Exchange House (Opal Exchange) asal Iran.

Bayang-bayang Cina di Balik Manuver Washington

Ditanya soal dampak sanksi ini terhadap hubungan dengan Cina, mitra dagang energi terbesar Iran, Bessent memilih jawaban diplomatis, menyebut "diplomasi senyap" sebagai pendekatan Washington. Namun pernyataan itu justru memperlihatkan kehati-hatian Amerika: kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Gedung Putih bulan depan membuat setiap langkah terhadap Iran kini penuh perhitungan geopolitik.

#Banque Misr #Bank Melli #Sanksi Amerika #Iran #Mesir #UEA #FinCEN #Departemen Keuangan Amerika #Economic Outcast #Scott Bessent #Selat Hormuz #Reza Muhammad Taidi #Kameng Trading Limited
Gymnastiar
Gymnastiar
20 Y.O